Kabupaten Solok, 5 Mei 2026 — Momentum pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Solok menjadi titik awal penguatan komitmen generasi muda dalam membangun perekonomian daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Kabupaten Solok, 5 Mei 2026 — Momentum pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Solok menjadi titik awal penguatan komitmen generasi muda dalam membangun perekonomian daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Ketua BPC HIPMI Kabupaten Solok menegaskan bahwa HIPMI harus hadir sebagai wadah inklusif bagi seluruh pengusaha muda. Organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar berwirausaha, tetapi juga melahirkan pemimpin masa depan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat.
“HIPMI tidak boleh eksklusif. Kita harus merangkul semua pengusaha muda, menjadi rumah besar untuk tumbuh bersama, serta responsif terhadap kebutuhan dunia usaha di daerah,” ujarnya.
Pelantikan ini turut dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya perwakilan Pemerintah Kabupaten Solok yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Jefrizal, Anggota DPRD Kabupaten Solok Dedi Fajar Ramli, serta jajaran pengurus HIPMI Sumatera Barat.
Sekretaris Umum BPD HIPMI Sumatera Barat, Heru Saputra, membacakan Surat Keputusan kepengurusan BPC HIPMI Kabupaten Solok yang berjumlah 39 orang. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Barat, Dhani Hariyona.
Dalam arahannya, Dhani Hariyona menekankan pentingnya momentum ini sebagai ajang memperkuat solidaritas dan konsolidasi organisasi.
“Sudah saatnya seluruh kader HIPMI bersatu untuk maju bersama dan naik kelas, mendorong lahirnya pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten II Kabupaten Solok, Jefrizal, mengajak HIPMI untuk berperan aktif dalam membina dan merangkul pelaku UMKM di seluruh wilayah Kabupaten Solok.
“Kita berharap HIPMI mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan mendorong kolaborasi antar pengusaha muda, khususnya dalam pengembangan hilirisasi pangan dan pemanfaatan potensi lokal, sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor,” ujarnya.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi, di antaranya Neiko Rasaki Ketua OKK BPD HIPMI Sumatera Barat, Yhohannes Neoldy Korwil I BPD HIPMI Sumatera Barat, Hendra Novri Korwil II BPD HIPMI Sumatera Barat, Raden Yudo Wijacksono Prakoso Wasekum II BPD HIPMI Sumatera Barat, Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Kabupaten Solok Hario Sebastian Nasrul, serta Ketua PCNU Kabupaten Solok M. Zaky.
Dengan mengusung semangat “Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha”, HIPMI Kabupaten Solok diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ke depan, kolaborasi antar pengusaha muda di Kabupaten Solok diharapkan semakin kuat, khususnya dalam memasarkan produk unggulan daerah dan mengembangkan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.








